Mizutex.com – Sebagai muslimah yang berakal sehat, baju gamis Syar’i adalah pakaian kebesaran mereka. Baju gamis Syar’i adalah simbol terpeliharanya kehormatan mereka. Maka tak sembarang orang yang boleh melihat aurat mereka atau menyentuh mereka. Baju gamis Syar’i trend wanita muslimah yang terhormat.

Karena aurat wanita muslimah adalah harta yang berharga, layaknya permata Yaqut yang terpelihara. Tidak akan dilihat atau disentuh oleh manusia manapun, kecuali oleh orang yang memiliki hak atasnya, yaitu suami mereka.

Nah, jadi Hijab (pakaian yang menutup seluruh tubuh seorang muslimah), sebenarnya adalah pakaian keanggunan dan keagungan bagi mereka. Pakaian yang tata cara dan gayanya diajarkan langsung oleh Alloh Ta’ala melalui surah Al-Ahzab ayat 59.

Oleh karena itu, hijab Syar’i tentunya adalah pakaian kemuliaan seorang muslimah. Pakaian yang perancangnya adalah Rabb semesta alam, yaitu Alloh Subhanahu wata’ala.

Hijab Syar’i adalah pakaian yang mencerminkan harga diri mulia dan kehormatan yang terjaga. Oleh karenanya, sudah sepatutnya hijab Syar’i adalah trend bagi setiap wanita muslimah.

Jadi, yang namanya muslimah, so pasti adalah mereka yang ingin tampak terjaga, terpelihara dan menggunakan gaun yang dirancang oleh Alloh Ta’ala.

Dan bukanlah wanita muslimah adalah mereka yang doyan ngumbar auratnya, menjatuhkan harga dirinya dan menggunakan gaun yang dibikin oleh orang-orang kafir yang hina. Sehingga, gaun yang dibuat adalah gaun yang mencerminkan pola pikir dan nafsu orang-orang kafir. Yaitu dengan mengumbar syahwat dan mempersilahkan lelaki sembarangan untuk melihat dan menyentuh tubuhnya.

Huh… yang begituan mah ga nge-trend namanya, tapi murahan! Iya gak…?

Bukan sembarang orang boleh mendekat

Seperti makanan termahal di restoran, mana mungkin ia boleh disantap seseorang kalau dia bukanlah orang yang berhak menikmatinya.

Layaknya bidadari atau ratu yang terhormat, mana boleh ada seseorang yang bersanding dengannya kalau bukan orang yang terhormat pula.

Demikianlah seharusnya engkau menjaga dirimu wahai wanita muslimah. Dengan apa?

Dengan hijab Syar’i.

Sederhana enggak apa-apa, yang penting harga dirimu menjadi mulia dan keren di hadapan Alloh Subhanahu wata’ala.

Nah, ini namanya baru trend… semakin banyak orang yang menggunakan hijab Syar’i, semakin trend-lah wanita muslimah. Dan semakin banyaklah jumlah mereka yang peduli pada harga dirinya dan sadar betapa mahalnya kehormatan wanita itu, dan betapa besar perjuangan untuk menjaganya.

Mizutex.com ingin sekali ikut andil dalam membuat trend hijab Syar’i untuk wanita muslimah, serta ikut andil untuk mensemarakkannya.

Sebagai orang yang berakal, kita tidak boleh tinggal diam melihat makar orang-orang kafir menyebarkan kejahiliahan mereka memakai pakaian kehinaan. Yaitu pakaian telanjang seperti hewan ternak.

Hemm… masa sih wanita muslimah terhormat mau-maunya bergaya pakaian seperti binatang!?

Mana ada yang mau!

Coba lihat binatang peliharaan itu, ada bajunya sedikit, tapi kebanyakan bagian tubuhnya kelihatan.

Demikianlah orang kafir, mereka ingin kalian terlihat bodoh sebagaimana mereka tampak bodoh. (Baca: Tipu daya pakaian tabarruj yang menggiring pada makar iblis).

Mengabaikan ejekan orang lain

Mungkin ada yang mengolok-olok pakaian kalian seperti pakaian kelelawar atau bahasa jawanya ngombyor-ngombyor. Tenang dan sabarlah… boleh jadi mereka yang menghina seperti itu adalah mereka yang lemah dan tak mampu menjadi wanita terhormat seperti kalian.

Ummu Salamah radhiyallohu ‘anha (istri Nabi Shallallohu ‘alaihi wasallam) menceritakan, “Ketika ayat ini turun, ‘Hendaklah mereka mengulurkan Jilbabnya ke seluruh tubuh mereka (QS. Al-Ahzab 59)’, maka wanita-wanita dari kalangan anshar ketika keluar (dari rumah mereka) seolah-olah diatas kepala mereka ada gagak, karena ada pakaian hitam (Jilbab) yang mereka kenakan.”

Jadi, kalau seorang muslimah yang menggunakan baju gamis Syar’i dibilang seperti kelelawar karena baju lapang yang mereka kenakan, maka justeru pakaian muslimah tersebut sudah benar.

Karena, sebagaimana yang diceritakan oleh Ummu Salamah, bahwa wanita muslimah di zaman Rasululloh ketika berjalan diluar rumah, diatas mereka seperti ada burung gagak, karena pakaian hitam yang mereka kenakan. (Baca: Bagaimana kriteria Jilbab wanita muslimah dalam pandangan Al-Qur’an?).

 

Baca juga artikel berikut ini: