Mizutex.com — Hal pertama yang harus pembaca ketahui adalah, bahwa bahan wolfis bukanlah bahan yang terbuat dari serat campuran, baik sutra maupun katun. Hal itu dapat dibuktikan dari berbagai aspek yang akan dibahas secara singkat pada kesempatan kali ini. Benarkah bahan Wolfis terbuat dari campuran sutra, katun dan sintetis?

Tujuannya adalah, agar setiap pembeli yang hendak membeli bahan Wolfis dapat mengukur ekspektasi mereka terhadap kain yang murah-meriah ini. Sehingga, jangan mudah tergiur dengan informasi yang beredar, bahwa bahan Wolfis adalah kain yang adem, tebal, jatuh, tidak menerawang dan harganya yang murah.

Seolah, Wolfis adalah kain ideal dengan harga yang ekonomis.

Ada baiknya untuk melakukan kroscek dan mengetahui secara langsung tentang bahan Wolfis di toko kain terdekat, agar anda mendapatkan pengamalan yang aktual. (Baca: Bahan Wolfis itu apa? Inilah keunggulannya yang harus anda ketahui).

Spesifikasi bahan Wolfis

Secara garis besar, bahan Wolfis memang teraba halus dan tidak bikin gerah. Kainnya tergolong kain yang tipis dan jatuh. Pengalaman Mizutex ketika berinteraksi dengan bahan Wolfis, kainnya cukup bagus, jika diinjau dari harganya yang sangat ekonomis.

Kalau disebut sebagai bahan kain yang ideal, terutama untuk jilbab dan gamis Syar’i, mungkin masih relatif, tergantung pada jenis Wolfisnya, yang premium atau yang murah. Karena, ada beberapa catatan untuk kekurangan bahan Wolfis pada produk keluaran tertentu yang memiliki mutu rendah.

Bahan Wollycrepe itu apa? Ciri dan keunggulannya dijelaskan disini
Bahan Wolfis (mocca, magenta dan biru), Wollycrepe (hijau), foto: Mizutex.

Apakah bahan Wolfis adem?

Apakah bahan Wolfis dapat dikatakan sebagai bahan kain yang adem? Redaksi Mizutex tidak ingin terburu-buru untuk menyimpulkan hal ini. Pasalnya, ada juga yang menyebut bahwa bahan kain ini tidak adem. Mungkin karena sudah terbiasa memakai bahan kain katun berkualitas atau bahan kain premium lainnya. Sehingga, ketika berinteraksi dan dhilalah, jenis Wolfis yang dipegang adalah yang murah, akhirnya mulai mengeneralisir, dengan berkata, “Wolfis itu panas”.

Padahal belum tentu dan kami sudah membuktikannya, khususnya Wolfis Premium yang ready di Mizutex.

Boleh jadi, asusmi Wolfis itu panas adalah disebabkan oleh beberapa faktor-faktor lain. Misalnya, karena kualitas bahan kain ini tidak bisa konsisten. Bahkan, lebih banyak yang mutu rendah daripada mutu yang bagus.

Hal ini bisa jadi wajar, sebab jenis bahan kain ini tidak hanya dibuat oleh 1 pabrik. Terkadang, produksinya berbeda kualitas pada setiap serian, meskipun dibuat oleh pabrik yang sama. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak faktor pula, diantaranya adalah harga bahan baku polyester sebagai komposisi utama kain ini dan/atau biaya produksinya dalam rangka memenuhi tuntutan pasar.

Oleh karena itu sangat mungkin, beda supplier atau beda toko dimana tempat anda membeli bahan kain (jenis kain apapun itu), maka juga akan berbeda pula kualitasnya. Walaupun nama kainnya sama.

Sebagai jalan tengahnya, dapat dikatakan, bahwa bahan Wolfis ini kalau dibandingkan dengan bahan katun, tentu masih adem bahan kain katun. Meskipun ada yang beranggapan kalau kain ini adalah kain yang adem, maka menurut kami ademnya pun tidak bisa mengalahkan kain katun.

Iya, tentu saja.

Karena, bahan katun adalah bahan kain yang terbuat dari serat alami tanaman kapas. Sedangkan, bahan Wolfis bukanlah jenis kain yang terbuat dari serat alami tanaman kapas. (Baca: Jenis bahan katun yang bagus dan ciri-cirinya dijelaskan lengkap disini).

Di sisi lain, bahan kain yang terbuat dari katun, dapat menyerap keringat dengan baik. Sehingga dapat mencegah cairan tubuh terakumulasi pada permukaan kulit ketika berkeringat.

Tidak demikian halnya dengan bahan Wolfis. Ketika anda berkeringat, maka bahan kain ini tidak dapat menyerap keringat baik. Sehingga membuat keringat anda terakumulasi pada permukaan kulit dan akan menimbulkan efek gerah.

Bahan Wolfis bukanlah kain dari serat katun

Topik inilah yang ingin Mizutex angkat ke permukaan dunia maya. Yaitu tentang anggapan yang salah, bahwa Wolfis terbuat dari bahan katun atau campuran dari serat katun.

Menurut hemat kami dan dapat dikatakan sebagai kesimpulan akhir, bahwa bahan kain ini adalah jenis kain yang terbuat dari 100% polyester. Bukan dari jenis katun dan bukan pula dari campuran serat katun.

Bahan Wolfis (Wool Peach) 100% Polyester
Bahan Wolfis (Wool Peach) 100% Polyester

Sebagaimana prihal yang sudah lazim diketahui, bahwa serat kain yang terbuat dari bahan katun adalah adem, halus dan lembut. Selain itu, bahan kain dari serat katun seharusnya dapat menyerap keringat dengan baik.

Karena hal itu merupakan karakteristik utama bahan katun, yang dibuat dari serat alami tanaman kapas.

Sebagai informasi tambahan, ternyata ada juga jenis bahan kain yang adem dan halus meskipun bukan dari jenis kain katun. Karakteristiknya juga jatuh seperti Wolfis, namun jauh lebih bagus lagi. Mizutex menyebutnya bahan “Megumi Ladies”. (Baca: Bahan Megumi seperti apa? Jenis kain berkualitas yang belum banyak orang tau).

Wolfis bukanlah campuran dari sutra

Asumsi lain yang juga salah tentang bahan kain ini adalah, bahwa kain ini merupakan campuran dari serat sutra. Anggapan ini benar-benar tidak tepat dan salah.

Mengapa?

Karena, jika ditinjau dari harga jualnya yang sangat murah, jauh kemungkinan kalau bahan Wolfis mengandung serat campuran benang sutra.

Secara, serat sutra merupakan bahan yang sulit didapatkan dan sulit pula sistem pengolahannya. Kalau seumpama bahan Wolfis mengandung campuran serat sutra, tentu harganya tidak semurah seperti sekarang ini.

Sebagaimana telah diketahui, bahwa harga bahan kain yang mengandung campuran serat Sutra dijual kisaran 50.000 s/d 80.000 per meter. Rentang harga tersebut adalah kain sutra campuran dengan kualitas yang rendah.

Jadi, apakah mungkin kalau bahan Wolfis yang harganya kisaran 25.000/m dibuat dari serat campuran Sutra?

Bukan pula dari serat kain campuran

Seandainya bahan kain ini dibuat dari serat campuran, baik dari serat katun, sutra maupun polyester, maka tujuan produksi bahan kain Wolfis, justru tidak tercapai.

Karena, alasan utama bahan kain ini dibuat adalah untuk memperoleh harga jual kain yang tergolong murah, namun dengan spesifikasi yang cukup baik.

Sebuah pabrik tentu lebih dapat menekan biaya produksi bahan kain ini jika dibuat dari 100% polyester. Daripada harus mendatangkan berbagai jenis komposisi bahan kain berbeda-beda, yang modalnya bisa menjadi lebih mahal. Apalagi jika harus dengan menambahkan serat sutra ataupun katun, yang bisa mendongkrak biaya produksi menjadi lebih mahal.

Padahal, untuk memproduksi bahan kain yang lembut dan jatuh, pabrik hanya membutuhkan softener tambahan. Dimana bahan softener sintetis harganya tidak terlalu mahal.

Kekurangan Wolfis

Setelah membahas tentang apa komposisi bahannya, kini saatnya untuk membicarakan beberapa hal tentang kekurangan yang dimilikinya.

Memang harus diakui, segala sesuatu pasti ada kekurangannya, tanpa terkecuali bahan kain yang mahal sekalipun, seperti kain sutra. Karena, kesempurnaan hanyalah milik Alloh Subhanahu wata’ala.

Menurut redaksi Mizutex, kekurangan bahan ini yang perlu disorot adalah kainnya yang tergolong agak tipis. Sehingga, untuk dijadikan sebagai bahan jilbab dan gamis Syar’i harus pandai memilah-milah kualitas Wolfis yang bagus.

Bayangkan, jika bahan yang tipis dan jatuh itu digunakan untuk berbagai aktifitas sehari-hari di luar rumah. Belum lagi dengan berbagai aktifitas dan gerakan kerja yang variatif. Bahan Wolfis kurang mampu untuk memberikan proteksi yang optimal terhadap format tubuh. Kalau untuk jilbab sih, masih bisa. Tapi kalau untuk gamis apalagi yang size-nya tidak longgar, rasa-rasanya kurang ideal.

Bahan kain ini kurang dapat melindungi bentuk lekuk tubuh dengan baik. Apalagi jika itu adalah Wolfis murah yang seratnya tidak rapat dan longgar-longgar. Maka untuk memproteksi format tubuh tidak akan mampu. Khususnya, untuk gerakan membungkuk atau duduk.

Berbeda halnya dengan bahan katun Toyobo, yang kainnya memang jatuh, namun tidak terlalu jatuh sebagaimana bahan Wolfis. Sehingga dengan size yang longgar tidak terlalu membentuk lekuk tubuh. (Baca: Bahan katun Toyobo seperti apa? Jenis kain istimewa yang patut diketahui).

Bukankah, busana yang Syar’i adalah busana yang longgar, tidak transparan, tidak mencolok dan tidak membentuk lekuk tubuh? Iya ‘kan…

Kain katun Toyobo FODU impor premium
Kain katun Toyobo FODU impor premium

Bukanlah kain yang terbuat dari campuran sutra, katun dan sintetis

Demikianlah beberapa poin yang dapat disajikan oleh redaksi Mizutex. Sampai disini, dapat disimpulkan, bahwa bahan Wolfis adalah kain dari serat polyester 100% bukan dari serat campuran, baik sutra maupun katn. Memang, bahan Wolfis dibandrol dengan harga yang relatif murah dan memiliki pilihan warna yang sangat variatif. Namun, jika tidak pandai memilih mana produk yang murahan dan mana produk yang berkualitas baik, niscaya anda akan kecewa dan menyesal.

Jika anda sedang mencari bahan kain untuk jilbab dan gamis Syar’i, sekarang anda berada di tempat yang tepat. Mizutex merupakan supplier kain online untuk berbagai jenis kain polos berkualitas. Untuk pemesanan dan informasi harga, silahkan kontak admin Mizutex. Ada penawaran menarik untuk anda.

Terima kasih telah membaca artikel kami tentang Benarkah bahan Wolfis terbuat dari campuran sutra, katun dan sintetis? Sampai jumpa lagi pada artikel eksklusif lainnya dari redaksi Mizutex. Dimohon untuk mencantumkan nama Mizutex.com jika anda mengutip artikel atau gambar dari kami, sebagai tanggung jawab intelektual. [Rizal]