Kerajinan kain perca cara membuat selimut motif menarik

Mizutex.com – Kerajinan dari kain perca adalah sesuatu hal yang menarik untuk dibahas, terutama bagi siapa saja yang suka sekali dengan dunia seni dan kreatifitas. Bagi yang ingin mempelajari teknik menggabungkan potongan kain perca (quilting), artikel ini sangat bagus untuk dijadikan referensi utama. Kerajinan dari kain perca cara membuat selimut motif menarik.

Perlu dikatahui sebelumnya, bahwa membuat selimut motif dari kain perca adalah teknik dasar yang seharusnya sudah dimiliki oleh setiap pengrajin kain perca. Dengan modal teknik dasar ini, pengrajin perca bisa memproduksi banyak karya yang menarik dan bernilai jual. Misalnya membuat tote bag, tas, dompet, gorden atau hiasan dinding.

Tutorial kerajinan dari kain perca yang disusun oleh Mizutex berikut ini adalah untuk mengasah skill dasar tersebut. Selanjutnya, dapat dikembangkan sesuai dengan minat dan target pasar.

Pada segmen ini, Mizutex langsung melompat pada tahap quilting (menggabungkan kain perca). Dimana motif basic yang dipilih adalah motif kotak-kotak. Kemudian di binding (dijilid) menjadi selembar selimut motif yang menarik.

Agar lebih mempersingkat waktu—dan semoga saja tidak bingung—gambar di bawah ini dapat mewakili tahap sebelumnya yang saya skip. Tentu saja, bagi yang sudah gemar jahit-menjahit, pastilah diagram gambar di bawah ini sangat mudah untuk difahami dan direalisasikan.

Motif basic yang telah disusun berurutan

Motif basic yang telah disusun berurutan

Sedikit memberikan catatan, bahwa untuk membuat motif basic kotak, diperlukan 2 potong kain berbeda warna yang membentuk segitiga sama kaki (lihat gambar). Tidak ada salahnya, jika anda melakukan seleksi terhadap potongan kain segitiga yang ingin anda jadikan sebagai motif basic. Pilihlah kombinasi warna kain yang tidak senada (kontras) dalam 1 kotak motif basic, agar garis diagonal dapat terlihat jelas. (Baca: Dipandang sebelah mata, bisnis kerajinan kain perca bisa raup keuntungan ratusan juta).

Kerajinan kain perca cara membuat selimut motif menarik

Tahap dasar, membuat motif basic kotak-kotak

Sebelum membuat motif basic kotak-kotak, persiapkan dulu potongan kain perca baik polos, bunga, polkadot atau motif yang lainnya. Potonglah membentuk segitiga sama kaki dan jahitlah menjadi satu, sehingga membentuk bentuk kotak atau segi empat.

Caranya adalah, ambil 2 potongan kain segitiga sama kaki, dan gabungkan keduanya sehingga membetuk 1 motif kotak.

Alangkah baiknya jika dalam kombinasi 1 motif kotak terdiri dari 2 warna yang kotras. Sehingga membentuk bidang gelap dan terang atau garis diagonal. Hal ini penting sekali, sebagai teknik “rahasia” untuk membuat motif custom pada kain selimut perca nantinya.

Dua kombinasi potongan kain segitiga akan membentuk 1 kotak motif basic. Yang pada tahap selanjutnya akan digabungkan menjadi selembar selimut motif perca.

Jangan menyerah untuk membuat motif basic sebanyak-banyaknya dan buatlah kombinasi dari berbagai motif atau warna kain yang berbeda-beda.

Agar hasilnya semakin baik, penting sekali untuk mengukur setiap kotak pada satu ukuran yang sama dan jangan lupa untuk menyetrika setiap sambungan perca agar tampak rapi.

Gambar di bawah ini menunjukkan susunan ragam motif basic yang tersusun dan belum di-binding (dijilid).

Motif kotak besar yang belum di-binding

Motif kotak besar yang belum di-binding

Kalau diperhatikan dengan seksama, anda dapat melihat bahwa susunan motif memiliki garis diagonal yang kontras dan jelas. Itulah mengapa, saya sebutkan di awal, bahwa kombinasi motif basic sebaiknya terdiri dari 2 kain segitiga dengan warna yang tidak senada (kontras) sehingga garis diagonal dapat terlihat.

Pada gambar diata, susunan garis diagonal membentuk bagunan kotak besar yang berangsung-angsur memusat pada sisi tengah skema kain perca.

Kerajinan kain perca cara membuat selimut motif menarik

Tahap kombinasi, menyusun kain perca

Jika anda sudah membuat beberapa motif basic, kini saatnya melakukan eksplorasi untuk mendapatkan format motif perca yang menarik.

Pada tutorial ini anda tidak dituntut untuk membuat motif basic yang banyak seperti pada contoh yang ditunjukkan oleh redaksi Mizutex. Namun, setidaknya anda sudah membuat 9 motif basic yang variatif, sehingga dapat mengikuti alur kerja dan analogi tutorial ini dengan baik.

Pertama-tama, letakkanlah motif dasar kain perca yang anda buat di lantai yang bersih dan datar. Mulailah menyusunnya satu persatu sehingga membentuk selembar kain.

Anda tidak perlu bingung, bagaimana nantinya potongan kecil dari kain perca ini menjadi selembar selimut. Bagaimana cara menjahitnya?

Sekarang, fokuslah pada tahap kombinasi untuk menyusun potongan kain perca. Cobalah bereksplorasi untuk mendapatkan perpaduan garis diagonal yang menarik dan sistematis.

Redaksi Mizutex juga telah memberikan beberapa contoh yang dapat ditiru untuk memudahkan proses menyelesaikan tutorial kain perca ini.

Oh iya, motif dasar kotak-kotak pada tutorial ini memiliki format berupa garis diagonal. Oleh karena itu, walaupun ketika menyusun motif basic kain perca tampak sembarangan, sebenarnya tetap pada kaidah “sistematis dan seimbang”.

Kerajinan kain perca cara membuat selimut motif menarik

Pola segitiga atau piramida

Pola yang pertama adalah pola segitiga. Merupakan pola yang paling awal, karena inilah pola yang paling mudah. Cara menyusunnya gampang banget. Hanya tinggal menggabungkan pola diagonal setiap 1 kotak motif dasar menjadi bangunan segitiga.

Jangan lupa, kaidahnya adalah, “sistematis dan seimbang”. Artinya, puncak motif piramida seharusnya berada di tengah.

Agar lebih mudahnya, dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Pola piramida

Pola piramida

Kerajinan kain perca cara membuat selimut motif menarik

Pola papan catur

Berbeda dengan motif piramida, susunan motif dasar kotak-kotak yang satu ini secara garis besar, susunannya seperti kotak-kotak pada papan catur. Iya kan?

Itulah mengapa, pola yang kedua ini Mizutex sebut sebagai pola papan catur.

Untuk menyusun motif papan catur yang satu ini cukup mudah dan sangat menyenangkan tentunya. Anda tinggal mengumpulkan bidang yang terang terkumpul menjadi satu. Dan pada sisi bidang yang gelap juga terkumpul menjadi satu.

Oleh karena itu, susunan kain perca akan membentuk ruang tegas kotak-kotak seperti papan catur. Dapat dilihat contohnya seperti gambar berikut ini:

Pola papan catur

Pola papan catur

Kerajinan kain perca cara membuat selimut motif menarik

Pola zig-zag

Pola berikutnya adalah pola Zig-zag, dimana motif yang seperti ini biasanya digunakan untuk motif etnik. Tanpa melupakan kaidah bakunya, “sistematis dan seimbang,” pola zig-zag harus proporsional ya.

Memang, pola zig-zag terdengar klasik dan kaku, namun penggemarnya cukup banyak ditemui. Pola seperti ini dapat memberikan kesan yang tegas dan aktif, belum lagi jika disusun oleh kombinasi warna yang cerah. Hasilnya terkesan kokoh dan cerah.

Pola zig-zag

Pola zig-zag

Kerajinan kain perca cara membuat selimut motif menarik

Pola diamond

Pola diamond adalah salah satu contoh terakhir yang diberikan oleh Mizutex dan sekaligus menjadi pilihan dalam membuat selimut motif perca. Tidak ada alasan khusus, yang pasti anda bisa terus mengikuti tutorial ini dan mempraktekkannya sampai berhasil.

Jangan menyerah!

Pada pola yang keempat ini memang terlihat cukup rumit. Namun, jika mengerti tekniknya, anda dapat menyusunnya dengan mudah.

Mulailah menyusun kain perca dengan membuat 1 pola kotak kecil terlebih dahulu. Kemudian lanjutkan dengan pola kotak yang kedua, ketiga dan keempat di sebelahnya.

Ada tips menarik yang bisa anda praktekkan. Usahakanlah untuk menyusun motif basic dengan komposisi warna yang tersebar merata di seluruh susunan kain perca.

Hasilnya?

Selimut motif kain perca akan terlihat menarik dan lebih hidup. Sesuai dengan kaidah bakunya, “sistematis dan seimbang”.

Pola diamond

Pola diamond

Nah, selesai deh.

Pola diamond ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai motif selimut perca yang pertama.

Kerajinan kain perca cara membuat selimut motif menarik

Tahap pengelompokkan, mengurutkan motif kain perca

Pada tahapan ini, harus dilakukan secara hati-hati dan jangan sampai tertukar. Siapkan peniti dan kertas kecil agar pengelompokkan dapat dilakukan dengan mudah.

Pengelompokkan kain perca

Pengelompokkan kain perca

Pola diamond yang telah dirancang tadi, akan dikelompokkan menjadi beberapa bundle.

Ada rumus yang penting untuk diingat. Bahwa, jika dalam selembar motif kain perca tersusun oleh 8 x 8 kotak motif basic, maka anda harus membuat 8 bundle perca yang diurutkan dari atas.

Gampangnya, setiap baris kain perca dipungut dari kanan ke kiri dan diurutkan secara teratur. Ambil peniti dan tandai dengan angka.

Teknik seperti ini akan memudahkan anda untuk menyusunnya kembali pada kain dasar (vinyl), sebelum dilakukan binding (penjilidan) menjadi selembar selimut motif kain perca.

Ketika anda sudah mengurutkannya dengan benar, anda dapat mengaturnya kembali dengan mudah sebelum dijahit ke media vinyl.

Boleh juga, ditempelkan di media dinding pada kamar maupun ruang tamu. Jika ada orang lain yang mau memberikan saran kombinasi yang lebih menarik, tentu akan sangat menyenangkan.

Motif basic yang telah disusun berurutan

Motif basic yang telah disusun berurutan

Kerajinan kain perca cara membuat selimut motif menarik

Tahap quilting, menjahit ke media vinyl

Tahapan quilting adalah tahapan yang paling ditunggu-tunggu dan merupakan tahapan yang paling menyenangkan. Jika tahapan quilting ini selesai, anda sudah mendapatkan selembar selimut kain perca yang sangat menarik.

Motif kain perca sebelum dijahit

Motif kain perca sebelum dijahit

Mungkin sudah terbayang dibenak anda, ide-ide kerajinan kain perca yang ingin anda buat. Misalnya tote bag, dompet, sarung bantal atau sesuatu yang memiliki nilai jual mahal.

Menarik bukan?

Motif perca dijahit pada media vinyl

Motif perca dijahit pada media vinyl

Sebelum merealisasikan tahapan quilting ini, anda mungkin perlu untuk menarik nafas dalam-dalam. Dan jangan lupa untuk menyiapkan selembar kain yang akan menjadi medianya (alasnya).

Dan satu lagi, yaitu kain vinyl (jika sulit didapat bisa diganti dengan kain flanel).

Ingat, bahwa kain vinyl ada 3 macam dan lagi-lagi Mizutex dengan senang hati menjabarkannya untuk para pembaca setia.

  1. Adhesive Vinyl. Yaitu cara penggunaannya adalah dengan diletakkan diantara 2 lembar kain, lalu disetrika agar kain menjadi kaku. Biasanya digunakan untuk bagian kerah baju atau manset. Dinamakan Adhesive Vinyl karena ia memiliki unsur lem dan hasilnya adalah, kain menjadi kaku atau padat.
  2. One Side Adhesive Vinyl. Yaitu bahan vinyl yang soft dan salah satu sisinya terdapat lem seperti jenis vinyl yang pertama. Kegunaan jenis yang kedua ini hampir sama dengan yang pertama, namun tujuannya adalah untuk membuat kain lebih soft dan padat.
  3. Quilting Vinyl. Yaitu bahan yang berfungsi hanya sebagai pelapis diantara 2 lembar kain. Fungsinya agar kain menjadi terlihat lebih tebal dan soft. Jenis vinyl yang satu ini mirip seperti kain flanel dan inilah media yang akan digunakan dalam tutorial membuat selimut perca.
Kain dasar untuk selimut perca

Kain dasar untuk selimut perca

Proses quilting ini terdiri dari beberapa langkah sebagaimana berikut ini:

Langkah pertama: Letakkanlah kain dasar (motif dan warna bebas) pada lantai yang bersih dan datar. Kemudian rekatkan setiap sisi kain dasar di lantai. Gunakanlah selotip kertas dan anda cukup merekatkannya pada 8 sisi sebagaimana gambar di atas.

Kain vinyl sebagai media selimut perca

Kain vinyl sebagai media selimut perca

Selotip atau lakban kertas ini sangat baik untuk merekatkan kain ke lantai, karena daya rekatnya lebih baik daripada lakban plastik.
Langkah kedua: Letakkan vinyl atau kain flanel yang sudah anda siapkan diatas kain dasar. Vinyl akan membuat selimut perca anda lebih tebal dan soft.

Langkah ketiga: Susunlah bundle kain perca sesuai dengan urutan yang telah anda buat. Tak perlu terburu-buru untuk menyelesaikan susunan motif kain perca. Semuanya harus diselesaikan dengan baik dan rapi.

Pelan tapi pasti.

Menyusun ulang motif pola diamond

Menyusun ulang motif pola diamond

Langkah keempat: Ambil peniti dan rekatkan setiap potongan kain perca pada setiap sambungan motif dasar kotak-kotak. Peniti merupakan pengikat sementara, sebelum dijahit di mesin Singer (mesin jahit).

Merekatkan dengan peniti

Merekatkan dengan peniti

Ketika menyematkan peniti pada setiap sambungan perca, harus dilakukannya dengan sabar dan hati-hati. Selain itu, susunan motif kotak-kotak disekitarnya juga jangan sampai terbongkar dan harus tetap terlihat rapi.

Oh iya, ketika menyematkan peniti, harus dipastikan bahwa peniti sudah menembus 3 lapisan kain: kain perca, vinyl dan kain dasar.

Kain perca dijahit pada media patchwork

Kain perca dijahit pada media patchwork

Langkah kelima: Menjahit setiap sambungan kain perca. Tanpa menunggu lama, ketika peniti sudah selesai disematkan, kain perca anda sudah siap untuk dijahit dengan mesin Singer.

Caranya sedikit berbeda dan lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar diatas.

Jreng… jreng…

Selimut motif kain perca sudah hampir selesai

Selimut motif perca telah jadi

Selimut motif perca telah jadi

Langkah keenam: Finishing.

Nah, kini saatnya merapikan pada bagian tepi motif kain perca yang anda buat. Selain menggunakan gunting, ada baiknya anda menggunakan alat potong khusus agar hasil lebih rapi.

Nama alatnya adalah Rotary Cutter. Dengan menggunakan alat ini, memotong kain perca bisa lebih rapi, akurat dan lebih mudah.

Rotary Cutter

Rotary Cutter

Kerajinan dari kain perca cara membuat selimut motif menarik

Tahap binding, menjadi selimut motif perca

Ini adalah tahapan terakhir pada tutorial kerajinan membuat selimut motif dari kain perca.

Proses berikutnya juga tidak kalah menyenangkannya dengan tahapan yang sebelumnya. Selimut kain perca ini hampir saja selesai dan anda dapat menikmati hasil jerih payah anda.

Sebenarnya anda bisa langsung melompat pada tutorial kerajinan kain perca yang lainnya. Misalnya membuat tote bag kain perca, dompet kain perca atau yang lainnya, dengan bermodalkan motif dasar kain perca ini.

Namun, anda juga bisa melanjutkan tutorial ini untuk menyelesaikan proses membuat selimut motif kain perca.

Kerajinan dari kain perca cara membuat selimut motif menarik

Kerajinan dari kain perca cara membuat selimut motif menarik

Mungkin ada pilihan yang sulit tentang jenis kain apa yang akan anda pilih untuk menjilid selimut motif kain perca yang telah dibuat.

Tahap binding memang merupakan tahapan paling akhir, namun jika kombinasinya tidak tepat, tentu hasilnya karyanya kurang menarik dan optimal.

Perlu diketahui, bahwa kain binding yang dipilih haruslah memiliki komposisi warna yang netral dan yang tidak merusak motif utama selimut perca.

Kain binding ibarat bingkai pada sebuah foto. Tidak boleh terlalu kontras dan mencolok, sehingga mengurangi fokus yang hendak diekspos.

Sebagai opsional saja, mungkin beberapa motif salur dan kotak-kotak kecil dibawah ini dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk projek kain perca di rumah.

Motif kain binding

Motif kain binding

Pada tutorial kali ini, motif yang dipilih untuk tahapan binding adalah motif polkadot kecil. Alasannya, adalah motifnya bisa dianggap netral, namun tetap memiliki corak yang khas. Warnanya juga putih (netral), sehingga dapat membalut padu padan warna yang baik pada motif kain perca.

Kain binding ukuran lebar 2,5 inchi

Kain binding ukuran lebar 2,5 inchi

Pertama-tama, potonglah kain binding seukuran lebar 2,5” (6 cm) dan ukuran panjang yang cukup untuk menjilid keliling selimut motif kain perca.

Jika panjang kain binding tidak cukup untuk ukuran keliling selimut motif perca, setiap ujungnya bisa dijahit dengan cara seperti gambar di bawah ini:

Kain binding disambung

Kain binding disambung

Selanjutnya lipat kain binding dan setrika.

Kain binding dilipat & disetrika

Kain binding dilipat & disetrika

Nah, sekarang kain binding anda sudah siap dan kini saatnya untuk menjahit keliling selimut motif kain perca yang telah anda buat.

Kain binding selimut perca

Kain binding selimut perca

Letakkanlah sisi lipatan kain binding berada di tepi dalam dan biarkan bekas potongan diletakkan menghadap sisi luar seperti gambar di bawah ini.

Kain binding direkatkan dengan jarum

Kain binding direkatkan dengan jarum

Oh iya, selimut kain perca sebaiknya mulai dijahit dari sisi belakangnya, bukan dari sisi motif basic kotak-kotak yang tersusun. Jadi, setelah anda menyelesaikan tahap quilting, maka baliklah selimut motif kain perca dan rekatkan kain bindingnya.

Jangan lupa untuk merekatkan kain binding dengan menggunakan jarum pentul untuk presisi sementara.

Perlu diingat kembali, bahwa proses menjahit harus mulai di bagian belakang kain perca, yang terdapat kain vinyl dan kain dasar.

Mulailah menjahit…

Improvisasi kain binding di sudut perca

Improvisasi kain binding di sudut perca

Ketika anda sampai pada surut kain perca, lipat kain binding ke sisi luar 90 derajat seperti gambar diatas. Sehingga hasil jahitan pada sisi sudut kain akan terlihat rapi.

Jangan lupa untuk disetrika agar hasilnya lebih baik.

Menandai dengan spidol non-marker

Menandai dengan spidol non-marker

Tidak ada salahnya untuk menandai dengan spidol kecil (non permanent), agar lipatan yang anda inginkan tidak berubah.

Mulai menjahit kain binding

Mulai menjahit kain binding

Mulailah menjahit dari sisi dekat dengan jarum pentul yang telah direkatkan. Sebagai saran, mungkin bisa menggunakan format kelonggaran jahitan antara 1/4 dan 3/8.

Menjahit sudut perca

Menjahit sudut perca

Ketika sudah sampai pada sudut kain perca, lipatlah kain binding sebagaimana yang telah diajarkan sebelumnya.

Merekatkan sudut dengan jarum

Merekatkan sudut dengan jarum

Tanpa perlu memotong kain binding, lanjutkan jahitan dengan melipat kembali kain binding sejajar dengan tepi luar kain perca.

Cara melipat sudut kain binding

Cara melipat sudut kain binding

Agar lebih mudah, gunakan kembali jarum pentul, supaya lipatan kain binding tidak berubah. Teknik seperti ini dapat diterapkan juga pada sudut kain perca yang lainnya.

Menyambung binding

Menyambung binding

Nah, proses binding kain perca hampir selsai.

Berhentilah menjahit ketika sudah berjarak sekitar 30cm dari jahitan binding yang pertama.

Mengukur sisa kain binding

Mengukur sisa kain binding

Kain binding akan disambung dengan cara dijahit pada sisi dalamnya (dibalik).

Oleh karena itu, sebaiknya ukur terlebih dahulu panjang kain binding sesuai ukuran yang diinginkan dab cukup untuk menutup seluruh keliling kain perca.

Jangan lupa untuk menyisakan beberapa centi untuk sisi yang akan dijahit.

Kain binding siap disambung

Kain binding siap disambung

Pastikan lipatan kain binding sudah benar dan diberi sisa beberapa centi untuk dijahit. Tandai dengan spidol kecil dan potong sisa kain binding yang tidak digunakan.

Melakukan pengukuran lebih detail

Melakukan pengukuran lebih detail

Menggunting sisa kain binding

Menggunting sisa kain binding

Kain binding dibalik terlebih dahulu

Kain binding dibalik terlebih dahulu

Rekatkan dengan jarum pentul agar lipatan yang hendak dijahit tidak berubah.

Rekatkan dengan jarum pentul

Rekatkan dengan jarum pentul

Balik kain binding dan jahit dari sisi dalamnya.

Menjahit kain binding dari sisi dalamnya

Menjahit kain binding dari sisi dalamnya

Seperti inilah hasil sambungan kain binding yang sudah dijahit dari sisi dalam dan disetrika.

Hasil jahitan kain binding dari sisi dalam

Hasil jahitan kain binding dari sisi dalam

Jika anda melakukannya dengan benar, sambungan kain binding akan terlihat rapi dan baik. Jangan lupa untuk melanjutkan jahitan pada sisa kain binding yang belum dijahit.

Hasil sambungan kain binding yang rapi

Hasil sambungan kain binding yang rapi

Jika sudah selesai, kita akan mulai menjahit kain binding sari sisi lain kain perca, agar hasil jahitan seperti produksi pabrik.

Step selanjutnya adalah, kain binding yang telah merekat di kain perca dilipat keluar, menghadap sisi susunan motif basic kain perca.

Membalik lembaran kain binding & disetrika

Membalik lembaran kain binding & disetrika

Selanjutnya disetrika sebagaimana gambar diatas.

Memeriksa setiap sudut kain binding

Memeriksa setiap sudut kain binding

Jangan lupa untuk menekan kembali setiap sudut kain perca agar terlihat lebih baik.

Lipat kain binding dan jepit dengan flip (penjepit rambut).

Menjepit lipatan dengan flip

Menjepit lipatan dengan flip

Mulailah memasang flip dari sisi didekat sudut dan biarkan lipatan saling tumpang tinding, namun terlihat rapi. Gunakanlah cara seperti gambar di bawah ini.

Improvisasi pada sudut selimut perca

Improvisasi pada sudut selimut perca

Menjepit lipatan sudut selimut perca

Menjepit lipatan sudut selimut perca

Secara hati-hati, kain binding seharusnya dapat dijahit dan merekat dengan baik ke setiap tepi kain perca yang telah dibuat.

Menjahit kembali sisi depan selimut perca

Menjahit kembali sisi depan selimut perca

Ketika anda sampai pada sudut kain, pastikan anda berhenti dalam posisi jarum jahit menusuk kain perca dan anda bisa memutar lembaran kain perca dengan baik. Lakukanlah cara ini dengan hati-hati agar jarak dan tata letaknya tetap rapi dan terlihat baik.

Cara menjahit sudut perca agar rapi

Cara menjahit sudut perca agar rapi

Ketika anda telah menyelesaikan kembali proses menjahit keliling selimut perca, barang kali anda akan mengalami hal seperti yang ditunjukkan oleh gambar di bawah ini. Dimana, garis benang jahit ternyata meleset dan tidak menempel pada kain binding.

Hasil jahitan sisi belakang yang mungkin meleset

Hasil jahitan sisi belakang yang mungkin meleset

Bagi sebagian orang, jahitan yang meleset seperti itu mungkin dianggap sebagai masalah yang besar atau dianggap sebagai karya yang tidak rapi.

Tak apa lah, asalkan anda sudah memiliki pengalaman yang cukup untuk memperbaiki teknik anda di waktu yang akan datang.

Hasil jahitan di sisi depan yang rapi

Hasil jahitan di sisi depan yang rapi

Jika dibagian belakang motif kain perca yang anda buat tampak berantakan, tapi Alhamdulillah di bagian depan bisa tampak terlihat rapi. Seperti gambar diatas

Hal inilah yang mendasari alasan mengapa pada tahapan binding ini harus diawali pada sisi belakang kain perca (sisi vinyl), bukan dari sisi depannya yang terdapat susunan motif basic kotak-kotak.

Oleh karena itu, selimut kain perca yang anda buat dapat terlihat baik dan rapi. Meskipun sisi belakangnya agak berantakan. Hehe…

Inilah Kerajinan kain perca cara membuat selimut motif menarik

Kerajinan kain perca cara membuat selimut motif menarik

Demikianlah, tutorial sederhana yang dapat dibagikan oleh redaksi Mizutex secara eksklusif. Tutorial ini adalah materi dasar untuk membuat berbagai kerajinan dari kain perca seperti dompet atau tote bag.

Bagi yang baru saja menggeluti bidang kerajinan kain perca, tentu materi ini sudah bisa dikatakan lebih dari cukup. Redaksi Mizutex sendiri memperoleh banyak manfaat ketika menyusun artikel ini dan diharapkan pula, pembaca setia Mizutex juga memperoleh manfaatnya.

Jika anda menyukai artikel Mizutex ini, jangan sungkan untuk di-share kan kepada teman-teman anda. Serta jangan lupa untuk mencantumkan sumbernya dari Mizutex.com sebagai tanggung jawab intelektual.

Jika anda sedang mencari aneka bahan kain, sekarang anda berada di tempat yang tepat. Silahkan menghubungi admin Mizutex untuk mendapatkan penawaran menarik dari kami.

proses mengeringkan cat

Tutorial membuat motif kain perca dengan stempel sendiri

Baca juga artikel Mizutex tentang, kain perca Cara membuat motif stempel kerajinan dari kain perca beserta gambarnya.

Sumber & Foto: incolororder.com

Kerajinan kain perca cara membuat selimut motif menarik