Mizutex.com — Bahan kain linen adalah jenis kain katun yang memiliki ciri khas berupa serat benang yang besar dan terlihat jelas. Serat kain linen juga dipercaya memiliki ketahanan yang lebih baik daripada jenis kain katun pada umumnya. Bahan kain linen seperti apa? Yuk kita ketahui keunggulan dan karakteristiknya.

Bahan kain katun merupakan jenis bahan kain yang diunggulkan oleh kebanyakan orang sedari zaman dahulu. Dan sebelum produksi bahan kain berkembang bagitu pesat seperti zaman sekarang ini, manusia sudah menganggap bahwa katun adalah bahan pakaian yang dikenal mewah.

Selain karena bahan bakunya yang diperoleh dari serat alami, juga karena proses pembuatannya yang terbilang rumit. Tak semua orang yang bisa memilikinya kalau bukan saudagar yang kaya raya.

Adapun hari ini, setelah perkembangan mesin industri begitu pesat dan proses pengolahan dilakukan secara otomatis, bahan katun tidak semahal seperti dulu lagi.

Hampir semua orang bisa membelinya dengan harga yang cukup terjangkau. Lebih-lebih, sekarang ini bahan kain katun ada banyak pilihan dari segi harga dan kualitas.

Dan salah satunya yang hendak saya bahas kali ini yaitu bahan kain katun dari serat linen.

Bahan Linen Premium
Tiga jenis bahan kain Linen Premium, dari atas: Linen Italy (Pure Linen), Linen Muschino dan Linen Dubai. Foto by Mizutex

Bahan kain linen seperti apa?

Bahan Linen adalah produk tekstil yang terbuat dari serat alami tanaman Rami (Boehmeria Nivea). Jadi, meskipun diberi embel-embel nama kain katun, sebenarnya bahan Linen bukanlah kain yang terbuat dari tanaman katun/kapas (cotton). Karakteristik bahan kain Linen pada umumnya adalah kaku atau ada juga jenis kain Linen yang agak ringan dan jatuh.

Kain Linen sulit untuk diproduksi, karena tanamannya hanya bisa ditemui pada daerah-daerah tropis. Selain itu, untuk medapatkan lembaran kain katun Linen, serat Rami harus melalui proses produksi yang cukup kompleks. Oleh kerena itu, bisa dimaklumi jika harga kain bahan linen atau pure linen dihargai mahal.

Kain katun Linen memiliki keunggulan sebagaimana kain katun pada umumnya. Yaitu bersifat sejuk, menyerap keringat dan nyaman ketika digunakan pada daerah-daerah dengan iklim yang panas. (Baca: Bahan katun Toyobo seperti apa? Jenis kain istimewa yang patut diketahui).

Tanaman Rami
Tanaman Rami

Di daerah tropis sendiri, tanaman Rami mudah sekali untuk dibudi-dayakan, serta sangat mendukung pelestarian alam dan lingkungan. Tanaman Rami adalah jenis tanaman yang memiliki dahan-dahan yang rumpun. Dan ia memiliki ketahanan yang baik terhadap serangan hama, seta tahan terhadap berbagai penyakit tanaman.

Dibalik batang dahan Rami itulah serat alami seperti katun diperoleh. Untuk mendapatkannya, dahan Rami yang sudah memenuhi persyaratan harus dikeringkan terlebih dahulu. Setelah itu, serat pita alami tanaman Rami dapat dipisahkan dari batangnya.

Serat Rami memiliki kualitas yang baik dan memiliki harga jual yang relatif tinggi. Sifat dan karakteristik seratnya memiliki kesamaan dengan serat Katun (kapas). Keduanya dapat dipintal atau dicampur dengan serat lainnya untuk dijadikan sebagai bahan baku tekstil.

Pengolahan Rami yang baik dan budi-daya di daerah yang tepat, dapat meningkatkan kualitas produksinya. Karena ia adalah tanaman yang dapat tumbuh subur di wilayah dengan curah hujan yang tinggi. Adapun salah satu daerah yang cocok untuk pengembangan tanaman Rami adalah pulau Jawa dan Sumatra.

Sebagai informasi tambahan, bahwa jenis kain katun sebenarnya ada 2 jenis, yaitu:

Pertama, jenis kain katun (cotton) yang dipintal dan ditenun dari bahan serat alami tanaman kapas. (Baca: Apa itu bahan katun dan terbuat dari serat apa? Ini penjelasannya!).

Kedua, jenis kain katun Linen yang dipintal dan ditenun dari serat alami tanaman rami. Jenis yang kedua inilah yang sedang redaksi Mizutex bahas pada kesempatan kali ini.

Sebagaimana informasi yang beredar, bahwa Linen termasuk jenis kain yang cukup jarang ditemui. Hal itu dikarenakan beberapa faktor. Diantaranya adalah sulitnya budi daya tanaman rami dan proses pengolahannya yang terbilang kompleks.

Bahan kain katun linen itu seperti apa?

Bahan kain linen adalah produk tekstil yang terbuat dari serat alami tanaman Rami (Boehmeria Nivea). Kain linen terkadang juga disebut katun, namun bukan dari jenis serat kapas (cotton) sebagaimana Toyobo. Jenis-jenis kain Linen pada umumnya memiliki serat yang kuat, tebal, agak kaku dan terkesan casual (mudah kusut).


Apakah bahan linen itu bagus?

Bahan linen merupakan jenis kain yang bagus, karena juga terbuat dari serat alami, yaitu tanaman rami. Bahan kain linen juga telah dipercaya memiliki serat yang lebih kuat dari pada bahan katun yang terbuat dari serat alami tanaman kapas (cotton). Kain linen juga memiliki karakteristik kain yang adem dan lembut sebagaimana bahan katun, khususnya Linen Italy Premium import yang dijual oleh Mizutex. Karakteristik kainnya adalah adem, halus, lembut, serat kainnya kuat dan tidak terlihat njabrut (terburai). New Arrival: 3 kain Linen Premium Mizutex sebagai pengganti Linen Euro.


Apakah bahan linen mudah kusut?

Ada banyak jenis kain linen yang beredar di pasaran yang pada umumnya adalah kain yang mudah kusut atau disebut juga kain casual. Karakteristik casual yang dimiliki oleh kain linen menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Diantara jenis kain linen yang mudah kusut adalah Linen Euro dan Linen Italy Premium import. (Baca: 7 inspirasi kemeja dan baju koko pria gaya casual dari bahan linen).


Apakah kain linen panas?

Bahan kain linen tidaklah panas, karena juga terbuat dari serat alami. Namun, kadang-kadang kain linen juga terbuat dari serat campuran katun (cotton) atau bahan lainnya. Kain linen merupakan jenis kain yang breathable, sehingga dapat membuat sirkulasi udara lebih lancar. Hal ini pun lantas dapat memberikan efek yang dingin dan adem ketika memakai baju dari bahan linen. Lebih khusus lagi adalah bahan Linen Euro dan Linen Italy Premium import (Pure Linen) yang dijual oleh Mizutex. (Baca: Mengenal bahan Linen Euro kain untuk kemeja pria dengan gaya casual).

Jenis bahan kain linen apa saja?

Pada kesempatan terdahulu, saya sudah mengulas tentang jenis bahan katun yang bagus dan ciri-cirinya. Saya sudah memaparkan nama-nama bahan katun yang banyak beredar sekarang, serta apa saja keunggulan yang dimilikinya. (Baca: Bahan katun yang bagus apa aja? Berikut ini jenis dan ciri-cirinya dijelaskan lengkap.

Belum diketahui secara pasti, apakah kain Linen yang beredar saat ini merupakan jenis kain yang pure 100% dibuat dari tanaman rami. Ataukah, Linen yang beredar adalah terbuat dari serat campuran antara serat rami dan kapas. Sehingga banyak juga yang menyebut kain ini dengan nama “katun Linen”.

Pasalnya, budi daya dan pengolahan produk serat rami ternyata cukup kompleks dan lebih sulit daripada mengolah bahan katun dari kapas. Sehingga, untuk memproduksi bahan kain katun dari rami, biayanya akan jauh lebih besar, dibandingkan ketika memproduksi bahan kain katun dari kapas.

Menurut informasi yang pernah saya baca, bahwa kedua jenis kain katun ini memang bisa di-mix (dicampur) untuk berbagai tujuan dan pertimbangan tertentu. Oleh karena itu, saya tidak bisa menjamin 100% apakah katun linen yang beredar hari ini pure rami atau tidak. Namun ada juga jenis kain yang dijual dengan nama Linen Rami, meski juga perlu untuk diklarifikasi lebih jauh.

Berikut ini jenis-jenis bahan kain Linen dan karakteristiknya secara lengkap:

Jenis bahan katun yang bagus dan ciri-cirinya dijelaskan lengkap disini. Bahan kain linen euro dengan gaya casual (mudah kusut).
Kain katun Linen Euro atau Linen Viscouse

1. Linen Euro atau Linen Viscouse

Merupakan jenis bahan kain linen pertama yang akan saya bahas. Bahan kain linen yang satu ini merupakan bahan kain yang paling kaku dan memiliki serat benang yang paling longgar dan besar. Adapun kalau untuk besaran serat benangnya, masih dalam batas wajar untuk kelas kain linen.

Bahan Linen Euro jika diperhatikan agak menerawang. Itu menurut penilaian saya. Mungkin karena serat benangnya yang agak longgar itu tadi. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dan setelah dilakukan pencucian berulang, rupanya serat-serat benang yang longgar dari bahan Linen Euro bisa menjadi rapat. Hal ini menandakan, bahwa Linen Euro adalah jenis bahan kain yang tidak mengalami penyusutan.

Kalau dari segi kualitas, memang ketika saya rasakan, bahan kain Linen Euro adem dan lembut di kulit. Kalau digunakan untuk bahan baju, insya Alloh bahan ini adem banget. Dan karena karakteristik kainnya yang kaku dan mudah kusut itulah, ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang.

Seperti halnya katun Supernova, bahan kainnya mudah kusut, tetapi adem dan halus. Bagi sebagian orang justru sangat menarik. (Baca: Bahan Supernova adalah kain katun berkualitas yang harganya murah).

Ada juga yang menggunakan kain Linen Euro ini menjadi bahan gorden. Alasannya mungkin dikarenakan kainnya yang tebal, kaku dan jika sudah disetrika, bekas lipatannya masih membekas dalam waktu yang cukup lama.

Kain Linen Euro ini tergolong kain yang berat dan sifatnya tidak jatuh seperti bahan kain Wolfis. Kalau dibandingkan dengan katun Toyobo, kain Linen Euro lebih kaku dan lebih berat. (Baca: Mengenal bahan Linen Euro kain untuk kemeja pria dengan gaya casual).

 Linen Look Burberry by Mizutex
Bahan kain Linen Look by Mizutex

2. Linen Look Burberry

Bahan kain linen yang kedua ini luar biasa feel-nya kalau bagi saya. Pertama kali menyentuhnya, saya langsung percaya bahwa bahan kain linen ini adalah bahan kain yang berkualitas.

Kain Linen Look memiliki ukuran serat benang yang hampir sama dengan Linen Euro. Akan tetapi, ada sedikit perbedaan komposisi. Bahwa, dalam satu helai benang Linen Look disusun oleh serat-serat halus dan lembut.

Hasilnya, feel yang diperoleh adalah bahan kain linen yang lembut, licin, empuk, halus dan jatuh. Kalau ditinjau dari sensasi kelembutan dan sifat jatuhnya, maka kain Linen Look jauh lebih unggul daripada Linen Euro.

Adapun dari segi ademnya, keduanya sama-sama adem, tapi masih lembut dan licin kain Linen Look.

Bahan kain Balotelly biasa by Mizutex 2
Bahan kain Balotelly original by Mizutex

Linen Look ini adalah jenis kain yang tekstur benangnya benar-benar terlihat dan ukurannya yang agak besar. Jadi, mungkin ini alasan mengapa kain ini dinamai Linen Look (serat yang terlihat).

Meskipun serat benangnya tergolong besar, ukurannya masih dalam batasan yang wajar. Penyesuaian pada beberapa hal, justeru membuat kain katun Linen Look terlihat istimewa dan menarik. (Baca: Jual kain katun Linen Look, bahan kain yang istimewa dan lembut).

Bahan kain Linen Look ini sudah umum digunakan untuk bahan kemeja, baju koko, jilbab dan gamis. Meskipun sebagian orang mengatakan kalau kain Linen Look terlalu tebal, tapi menurut saya masih dalam batasan yang wajar.

Oh iya, kain Linen Look tampilannya sedikit mengkilap dan kalau dari kejauhan agak mirip dengan bahan Balotelly. (Baca: Bahan Balotelly itu apa? Keunggulan dan karakteristiknya untuk gamis Syar’i).

Lineza Slub
Kain katun Linen Slub by Mizutex

3. Linen Slub atau Lineta Linen

Kain Linen Slub adalah jenis kain linen yang susunan seratnya rapat dan ada tekstur saling silang pada permukaan kainnya. Bahan kainnya lebih tipis daripada kain Linen Look.

Karakteristik kain Linen Slub jauh berbeda dengan jenis kain linen yang sudah saya sebutkan sebelumnya. Baik dari segi tekstur kain, maupun feel atau rabaannya.

Bahan kain Linen Slub terasa lebih kasar dan cenderung tidak adem daripada kain Linen Look. Mungkin apakah karena tekstur “slub”-nya ataukah karena campuran bahan kainnya?

Secara umum, karakteristik kain Linen Slub adalah jatuh, agak kasar dan tidak mengkilap. Ciri khasnya sangat mudah dikenali, yaitu susunan “slub” atau garis serat benang yang putus-putus dan saling silang.

Katun Linen Kenzo foto by Mizutex
Linen Kenzo by Mizutex

4. Linen Kenzo

Linen Kenzo merupakan jenis kain linen yang belum lama beredar. Ketebalan kain Linen Kenzo ini hampir sama dengan kain Linen Slub.

Karakteristik bahan kain Linen Kenzo hampir sama dengan Linen Slub. Cenderung tidak adem dan terasa sedikit kasar. Biasanya, Linen Kenzo digunakan sebagai bahan blazer dan ada juga yang menggunakannya sebagai bahan koko atau gamis ikhwan. Spesifikasi bahan kainnya hampir sama dengan kain Linen Euro, tapi tidak terlalu kaku.

Kain Linen Kenzo berbeda juga dengan kain Linen Look yang teraba licin. Tapi juga tidak sama dengan kain Linen Slub yang teraba kasar.

Linen 3G by Mizutex
Linen 3G by Mizutex

5. Linen 3G

Bahan kain linen yang terakhir ini merupakan jenis kain linen yang masih baru, namun unik dan tampak elegan. Tekstur kainnya menyerupai serat kayu, tetapi dengan penampilan yang lebih modern dan Cutting Edge. Mungkin karena alasan inilah, kain ini dinamai Linen 3G (baca: linen triji).

Karakteristik kain Linen 3G adalah tidak terlalu halus, ringan, jatuh dan tidak terlalu licin seperti Linen Look. Ciri khasnya adalah garis panjang yang lurus, rapat dan sejajar yang terlihat pada permukaan kainnya.

Kain Linen 3G memiliki ketebalan sedikit dibawah Linen Kenzo. Dan jika ditinjau dari spesifikasi bahan kain atau karakteristik kainnya, Linen 3G cocok untuk baju koko dan gamis ikhwan. Adapun jika diperuntukkan sebagai bahan celana, sepertinya kurang kompatibel menurut saya.

Perlu diketahui bahwa kain Linen 3G ternyata ada 3 varian serat. Hal ini mungkin disebabkan ada banyak pabrik yang memproduksi Linen 3G ini, sehingga ada perbedaan jenis serat, mutu dan kualitas. Linen 3G ada yang memiliki serat besar, sedang dan kecil. Masing-masing memiliki rabaan yang berbeda.

Jenis bahan kain linen polos untuk jilbab & gamis Syar’i
Perbedaan kain katun Linen Look

Keunggulan bahan kain linen

Kain katun Linen memiliki keunggulan yang cukup banyak jika ditinjau dari beberapa sisi. Pada kesempatan ini tim Mizutex juga akan membeberkan beberapa keunggulan bahan Linen sebagaimana berikut:

Serat kain bahan kain linen lebih tebal

Boleh dikatakan, bahwa semua kain katun Linen memiliki serat kain yang lebih tebal daripada jenis bahan kain yang lainnya. Otomatis, kualitas yang didapat akan lebih baik. Serat benang kainnya yang besar dan kuat membuat kain katun Linen terasa kokoh ketika dipegang. Meski demikian, kain katun Linen bukanlah jenis kain yang kaku dan ia adalah kain yang tergolong berat.

Tekstur kain yang lembut

Sudah menjadi hal yang wajar, yang namanya bahan kain yang terbuat dari serat alami pasti memiliki tekstur yang lembut. Rabaannya halus dan banyak orang yang suka ketika memakai bahan kain dari serat alami, seperti kain katun Linen ini.

Adem ketika dipakai untuk baju atau gamis

Para Ummahat mungkin sudah banyak yang membuktikan, bahwa kain katun Linen adalah jenis kain yang adem. Khususnya, jenis kain Linen Look dan linen premium import (pure linen). Jenis kain Linen ini memang sudah lazim digunakan sebagai bahan gamis atau kemeja casual bermutu yang berkualitas tinggi. Akan tetapi, patut untuk dipertimbangkan bahwa untuk bahan linen premium import umumnya memiliki harga yang lebih mahal dari pada bahan linen lokal atau bahan katun pada umumnya. Oleh karena itu, produk-produk pakaian dari kain linen premium akan dibandrol cukup mahal daripada produk pakaian dari kain selain bahan linen premium.

Serabut kain yang tidak terburai

Kain katun Linen memiliki serabut benang yang tersusun rapi. Tidak seperti bahan kain yang dipintal dari kapas (cotton). Kain Linen umumnya memiliki serabut kain yang tidak mudah terburai atau dalam bahasa Jawanya njabrut. Sebagai contoh pada kain katun Supernova, seperti gambar di bawah ini.

Kain katun Supernova by Mizutex
Kain katun Supernova by Mizutex

Kain yang tidak menerawang

Jenis bahan Linen secara umum adalah tidak menerawang, sebagaimana penjelasan yang telah mizutex paparkan diatas. Terkecuali untuk bahan Linen Euro. Hal ini dikarenakan Linen Euro memiliki susunan seat benang yang agak longgar. Meski demikian, bahan kain Linen Euro karakteristiknya adem, namun kaku. Pernah hunting di salah satu Hypermart di Solo dan menemukan gamis dari Linen Euro.

Kelemahan bahan kain linen

Segala sesuatu pasti ada kelemahan dan kekurangannya, kecuali Alloh Subhanahu wata’ala. Demikian pula halnya kain Linen ini, ia memiliki beberapa kekurangan yang patut untuk diketahui.

Akan tetapi, kelemahan yang disebutkan disini kalau menurut redaksi Mizutex masih dalam batasan yang sangat wajar dan mungkin saja relatif. Karena kain Linen linen jenisnya ada banyak dan mungkin akan terus berkembang. Berikut ini diantara kelemahan yang ada pada bahan Linen:

Serat benang yang mudah terurai

Dikarenakan serat benang kain katun Linen ukurannya besar-besar, oleh karena itu kain ini akan mudah terurai jika tidak dirawat dengan cara yang benar. Sebagai kain katun yang mahal, tentunya harus memiliki cara perawatan yang khusus, supaya kain ini tidak mudah rusak. Dengan melakukan obras penuh pada ujung kain katun Linen, mungkin dapat menjegah benang-benang kain yang akan terurai dengan mudah.

Bahan kain yang tergolong berat

Bagi anda yang tidak menyukai bahan kain yang berat, mungkin anda tidak cocok dengan kain katun Linen. Sebagai alternatifnya, anda bisa memilih bahan kain katun yang terbuat dari serat kapas seperti katun Toyobo, katun Ima, katun Supernova atau bahan Megumi Ladies. (Baca: Bahan Megumi seperti apa? Jenis kain berkualitas yang belum banyak orang tau).

Bahan kain yang berat mungkin juga akan menyusahkan anda pada saat proses pencucian atau pengeringan.

Akan tetapi, asumsi bahwa kain Linen adalah kain yang tergolong berat masih tergolong relatif. Karena kain linen itu jenisnya ada banyak. Katakanlah kain katun Linen Look, yang oleh sebagian orang dibilang adalah kain yang berat, padahal bagi sebagian orang biasa saja. Mungkin karena faktor bahan kainnya yang tebal, jadi beranggapan kalau kain tebal itu pasti berat.

Kalau dibandingkan dengan bahan Wolfis tentu sangat jauh. Karena bahan Wolfis adalah bahan kain yang telah diakui sebagai jenis kain yang paling ringan dan jatuh. (Baca: Bahan Wolfis itu apa? inilah keunggulannya yang harus anda ketahui).

Bahan Woolpeach (Wolfis) Premium by Mizutex
Bahan Woolpeach (Wolfis) Premium by Mizutex

Sedangkan bahan kain Linen Look jika dirasakan lebih teliti, dapat dikatakan bahwa kainnya cukup ringan kok. Apalagi yang katun Linen 3G, bahannya lebih ringan lagi.

Sudah diketahui, bahwa bahan kain Linen ini rata-rata bahannya bagus, jadi beberapa kekurangannya mungkin bisa dikesampingkan.

Perawatan bahan kain linen

Dikarenakan bahan kain linen tergolong kain yang mahal dan “berbeda” dari kebanyakan bahan kain pada umumnya, oleh karenanya akan menuntut anda untuk melakukan cara perawatan yang berbeda.

Bahan kain linen sebaiknya tidak dicuci menggunakan mesin cuci dan sangat disarankan untuk tidak disikat. Jadi cukup dikucek dan diperas dengan tidak terlalu kuat.

Hal itu dikarenakan serat kain linen memiliki pola yang “unik”, yang jika tidak hati-hati, pola kain akan mudah rusak atau benangnya yang terburai.

Kehati-hatian adalah suatu keharusan, ketika anda menggunakan baju dari kain linen. Harus bisa menghindari menempelnya noda-noda yang membandel ke permukaan kain. Karena proses pencuciannya akan terbilang sulit, sebab bahan kainnya tergolong tebal. Selain itu juga akan menuntut anda hati-hati agar serat benang tidak rusak. Terutama untuk kain Linen 3G.

Demikian pula halnya ketika menyetrika jenis kain linen. Pastikan bahwa suhu tidak terlalu panas, karena bisa merusak serabut benang linen itu sendiri. Kecuali jenis kain Linen Euro dan Linen Kenzo, insya Alloh lebih tahan terhadap panas. (Baca: New Arrival: 3 kain Linen Premium Mizutex sebagai pengganti Linen Euro).

Linen Italy Premium import (Pure Linen)
Bahan Linen Italy Premium import (Pure Linen) by Mizutex

Sudahkah anda memiliki bahan katun Linen Premium berkualitas?

Demikianlah penjelasan redaksi Mizutex.com tentang bahan Linen dan penjelasannya. Jika anda sedang mencari aneka jenis kain linen, anda sudah berada di tempat yang tepat. Silahkan menghubungi admin Mizutex.com untuk mendapatkan harga kain linen terbaik.

Mizutex menjual aneka bahan Linen sebagaimana yang telah kami sebutkan diatas. Kami juga menyediakan bahan katun Linen Premium import atau Pure Linen (Linen Italy). Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan penawaran harga terbaik.

Jika anda hendak meng-copy artikel kami, WAJIB mencantumkan nama Mizutex.com sebagai bentuk tanggung jawab intelektual. Terlebih, untuk tujual komersil (menghasilkan uang) seperti website toko online, wesbite publisher (Google Adsense) dan situs jejaring iklan lainnya.

Kami segenap redaksi Mizutex mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya yang baik dalam menjaga dan melestarikan konten yang bermanfaat dan original (tidak plagiat). Semoga artikel kami tentang “Bahan kain linen seperti apa? Yuk kita ketahui keunggulan dan karakteristiknya” dapat diambil manfaatnya. Jangan sampai ketinggalan update terbaru seputar dunia tekstil di website Mizutex dengan melakukan subscribe email sekarang juga. [Rizal]